Lokakarya Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurmer dan Praktik Balik PM serta Ekin di PMM

Sebagai Narasumber berbagi praktik baik pelatihan mandiri uji validasi di PMM.

Lomba Video Publikasi Sastra Bahasa Daerah

Sebagai narasumber pembuatan konten video publikasi.

ToT Fasilitator Komunitas Belajar

Sebagai Peserta ToT Fasilitator Kombel Penyelenggara Biro Kerja Sama Hubungan Masyarakat Kemdikbudristek di Jakarta.

Kegiatan MGMP IPS Berbagi Praktik Baik

Sebagai moderator kegiatan berbagi Praktik Baik Komunitas Belajar MGMP IPS di Manado Tateli Beach Resort.

Kegiatan Pengembangan Aplikasi Si Laju JS

Sebagai tim pengembang konten video pembelajaran.

Pages

Apresiasi GTK Inspirasi menjadi Motivasi untuk semakin belajar dan berbagi

 

Berhasil Meraih Penghargaan Guru Inspiratif: Bukti Dedikasi dalam Dunia Pendidikan

Menjadi guru bukan sekadar profesi, tetapi panggilan hati untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dedikasi, semangat, dan ketulusan dalam mendidik akhirnya membuahkan hasil manis ketika saya berhasil meraih Penghargaan Guru Inspiratif pada tahun ini. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, inovasi, serta ketulusan dalam mengajar dapat memberikan dampak positif bagi peserta didik dan lingkungan sekolah.

Gambar. Apresiasi GTK 2024 Minahasa Tenggara

Perjalanan Menuju Penghargaan

Perjalanan ini tidaklah mudah. Dalam proses mengajar, saya selalu berusaha menghadirkan pembelajaran yang menarik dan bermakna. Salah satu langkah yang saya lakukan adalah menerapkan model pembelajaran berbasis proyek dan permainan (Project-Based Learning & Game-Based Learning) agar siswa lebih aktif, kreatif, dan berani mengemukakan pendapat.

Selain itu, saya juga berupaya menanamkan nilai-nilai karakter melalui program sekolah seperti “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Penguatan Literasi Numerasi" yang membantu peserta didik membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Hasilnya, siswa menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dengan baik.

Dukungan dan Kolaborasi

Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. Rekan guru yang selalu terbuka untuk berkolaborasi, kepala sekolah yang memberikan ruang inovasi, serta siswa-siswa yang antusias dalam belajar menjadi sumber kekuatan utama dalam setiap langkah. Sinergi antara guru, siswa, dan lingkungan sekolah menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan inspiratif.

Makna Penghargaan

Bagi saya, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi pribadi, tetapi motivasi untuk terus berkarya dan berinovasi dalam dunia pendidikan. Penghargaan Guru Inspiratif ini menjadi pengingat bahwa setiap usaha kecil, ketika dilakukan dengan hati, dapat memberikan perubahan besar bagi masa depan generasi muda.

Harapan ke Depan

Ke depan, saya ingin terus berbagi pengalaman dan praktik baik dengan rekan-rekan guru lainnya. Saya berharap semakin banyak pendidik yang termotivasi untuk berinovasi dalam pembelajaran, sehingga sekolah menjadi tempat yang penuh inspirasi, kreativitas, dan kebahagiaan bagi setiap anak.

Gebyar Merdeka Belajar

                                     Gambar 1. Perwakilan dari Kabupaten Minahasa Tenggara

Demi menyemarakkan festival kurikulum merdeka belajar 2024 kami komunitas belajar Spentirat diundang sebagai peserta Gebyar Merdek Belajar 2024 yang diadakan oleh BPMP Sulawesi Utara yang dilaksanakan selama 3 hari dari 4 s.d 6 Juli 2024. Kegiatan ini sponsori oleh Honda, Pegadaian dan BNI serta BPMP Sulawesi Utara sebagai penyelenggara. Pada acara pembukaan kegiatan dibuka oleh sekretaris dinas dikdas Bapak Jefri Runtuwene, S.E, M.Si yang diharapkan event Gebyar Merdeka Belajar ini mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Utara. Karena diketahui Implementasi Kurikulum Merdeka sudah berjalan disemua jenjang pendidikan di Sulawesi Utara. Beliau juga sudah melihat siswa-siswa yang ADEM yang mengikuti pendidikan di provinsi Sulawesi Utara. Mereka sebenarnya bisa mengikuti kompetisi yang ada. Pagelaran pameran ini pun diharapkan bisa jadi contoh bagi sekolah lain. Sharing bersama antar satuan pendidikan terkait hasil karya Implementasi Kurikulum Merdeka. 
Berikutnya kegiatan pembukaan dan sambutan oleh Kasubag Umumu BPMP Sulawesi Utara yakni Bapak Doni Punu, S.H, M.H mengatakan tanpa melihat proses kita tidak tau outputnya. Pada suatu titik kita akan menuju Indonesia emas, ungkapnya. Dimana peserta didik memiliki karakter sesuai profil pelajar pancasila. Beliau juga mengatakan pendidikan tanpa guru tidak akan berhasil. Karena proses pendidikan itu kompleks yang semuanya saling berpengaruh dan ujungnya untuk kebutuhan dan kemajuan peserta didik kita. Maka dari itu kita harus berkolaborasi, bersinergi dan mengintervensi untuk kemajuan pendidikan di Sulaswesi Utara khususnya dan di Indonesia pada umunya. Harus ada kolaborasi antara pemerintah, orang tua dan satuan pendidikan itu harus terbangun. Kemudian beliau mengetuk palu sebagai tanda pembuakaan Festifal Kurikulum Merdeka dengan judul Gebyar Merdeka Belajar.
Kegiatan berikutnya adalah Talkshow bersama para sponsor seperti Pegadaian dan BNI serta para Kepala Dinas Pendidikan dari masing-masing Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara. Kegiatan juga dimeriahkan dengan adanya pementasan hasil karya P5 dan karya seni dari para peserta didik perwakilan masing-masing Kabupaten/Kota. Dimalam harinya diisi dengan paparan materi oleh Bapak Firman, sebagai pemateri GAP Analisis Rapor Pendidikan. Kegiatan ditutup pada tanggal 6 juli yang masih dilanjutkan Talkshow oleh pihak sponsor Honda diarea kawasan Mega Mall Manado sekaligus pengumuman Stand Pameran terbaik. 
Sungguh kegiatan yang mendapat banyak apresiasi dari banyak pihak. Karena kegiatan Gebyar Merdeka Belajar ini membuktikan salah satu keberhasilan Implementasi Kurikulum Merdeka selama ini. Ada banyak harapan agar kurikulum yang bersifat dinamis sesuai dengan perkembangan jamannya ini agar terus dilanjutkan dengan program-program yang lebih baik guna mewujudkan Indonesia Generasi Emas.

#FestifalKurkulumMerdeka2024
#GebyarMerdekaBelajarSulawesiUtara
#BPMPSulawesiUtara
#KomunitasBelajar
#DisdikMinahasaTenggara

Asesmen Non Kognitif Memanfaatkan Akupintar.id

Pernah mendengar asesmen non kognitif? atau tentang gaya belajar? 

Seperti yang kita ketahui bahwa Asesmen non kognitif bertujuan untuk mengetahui dan memahami kondisi kesejahteraan psikologi dan sosial emosi siswa, aktivitas siswa selama belajar dirumah, gaya belajar siswa, pergaulan siswa, dan juga kondisi keluarga siswa.



Pendidikan Sosial Emosional di MGMP IPS Minahasa Tenggara

Terkadang di pandangan masyarakat kita dan sebagian orang tua beranggapan bahwa pendidikan itu identik dengan nilai akademik sehingga terkadang standar kepuasan orang tua atau masyarakat hanya dilihat dari nilai rapor akademik saja. Pendidikan tidak hanya dilihat dari nilai akademik saja, tetapi dari perkembangan pribadi dan sosial si anak. Pendidikan sosial emosional adalah proses dimana individu mempelajari dan menerapkan serangkaian ketrampilan, sikap, perilaku dan nilai-nilai sosial, emosional dan terkait yang membantu mengarahkan siswa. Maraknya kasus perundungan dan tawuran yang terjadi dikalangan peserta didik menunjukkan bahwa masih lemahnya perkembangan sosial dan emosional peserta didik kita. 
Gambar. 1. Sosial Emosional Learning

Pembelajaran sosial emosional atau dikenal juga dengan nama social emotional learning (SEL) adalah sebuah metode yang membantu siswa untuk mengembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilannya dalam mengelola emosi, membangun hubungan yang sehat, menetapkan tujuan, dan mengambil keputusan dalam hidupnya. Pembelajaran ini sangat penting diajarkan pada siswa sejak dini karena dapat mempengaruhi kesuksesannya di sekolah, pekerjaan, dan kehidupan sosial. Nah, saat ini melalui kurikulum merdeka, pembelajaran sosial emosional sudah mulai diterapkan pada siswa. Hal ini dikarenakan, kegiatan pembelajaran di kurikulum baru ini terpusat pada siswa (student centered) sehingga siswa diharapkan tidak hanya memiliki intelegensi yang baik saja secara akademik, tapi juga ketrampilan mengendalikan sosial emosional yang baik.

Gambar. 2. Refleksi Sosial Emosional Selama Mengajar

Tujuan pendidikan sosial emosional :

  1. Memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa tentang diri sendiri dan orang-orang di sekitar mereka.
  2. Membantu siswa dalam memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang akan membantu mereka dalam memahami emosi yang dirasakan, mengembangkan identitas mereka, dan menetapkan tujuan.
  3. Mengurangi stress dan tekanan yang dialami dalam proses belajar
  4. Siswa mampu mencapai kebahagiaan dan keberhasilan dalam hidup dengan keseimbangan antara kompetensi akademik dan sosial emosional.
Terlihat jelas tujuan pendidikan sosial emosional menunjang dalam implementasi kurikulum merdeka. Semoga pendidikan sosial emosional, baik pendidik dan peserta didik dilingkungan satuan pendidikan tercipta iklim pendidikan yang harmonis, selaras, aman, nyaman dan menyenangkan. Selain itu profil pelajar pancasila pun terwujud dibarengi peningkatan iman dan akhlak peserta didik.
Semoga tulisan ini membantu dan bermanfaat bagi para pembaca.

#pendidikansosialemosional
#PMM

Refleksi Akhir Tahun Ajaran Kombel Spentirat

Setahun bukan waktu singkat. Akan tetapi, kita semua mendapatkan jumlah hari yang sama. Bagaimana cara kita menggunakan hari-hari itu, yang membuat perbedaan. Ketika kita mendapat kesempatan memasuki tahun ajaran pendidikan baru lagi, sudah sepantasnya kamu melihat ke belakang, melihat kembali apa yang sudah kami alami dan perbuat. Dengan itu, kamu bisa memasuki tahun ajaran baru dengan tekad menjadi lebih baik dari sebelumnya. Refleksi akhir tahun ajaran merupakan kegiatan rutin bagi komunitas belajar Spentirat setiap tahunnya. Kegiatan ini dilaksanakan di Taman Kelong Kota Tomohon dengan dihadiri anggota komunitas belajar. 

                                    Gambar. Foto Bersama Refleksi

Kegiatan yang di hadiri 13 peserta yang terdiri dari pendidik dan tenaga kependidikan dari SMP Negeri 3 Ratahan yang kompak mengenakan dresscode berwarna biru. Refleksi akhir tahun ini dimulai dengan acara ibadah yang diisi dengan permainan uangkapkan kelebihan dan kekurangan masing-masing guru dengan menggunakan tanda panah yang diputar oleh salah satu pemimpin permainan. Kegiatan yang sangat seru dan menarik karena dari sini kita bisa berefleksi diri untuk menjadi lebih baik kedepannya.

Selesai kegiatan kami melakukan kegiatan ramah tamah yang diadakan dirumah Bakar-Bakar di daerah Tomohon yang tempatnya tidak jauh dari tempat awal. Saat ramah tamah kami membahas tentang rencana kerja tahun ajaran 2024/2025 yang akan mulai star pada awal juli 2024. Kami akan mencoba hal baru yang pastinya lebih baik dari tahun sebelumnya. Disela-sela pembicaraan kami melakukan pengimbasan salah satu peserta komunitas belajar yang telah mengitu bimtek tentang Canva seminggu yang lalu. Beliau memaparkan bahwasannya dengan Canva akan banyak membantu kita megajar sebagai alat bantu media pembelajaran.

Kegiatan selanjutnya kami sibukan dengan rekreasi nobar (nontin bareng) di sebuah Mall di kawasan Manado. "Bad Boys" yakni film yang kami sepakati untuk ditonton. Film yang sangat luar bisa kehebatan dan kekompakkan seorang 2 oknum polisi yang dibebankan pada dua pilihan. Film yang menginspirasi untuk kita tidak menyerah disaat kondisi sesulit apapun dan tetap semangat.

Demikianlah kegiatan refleksi akhir tahun ajaran yang diadakan komunitas belajar spentirat dengan harapan komunitas belajar ini akan selalu solid dan kompak dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka dan mencerdaskan kehidupan anak bangsa.

#kurikulummerderka
#canva

PembaTIK Bukti Nyata Merdeka Belajar

Ayo ada yang sudah pernah mendengar istilah PembaTIK? Atau bahkan Anda pernah mengikuti ajang PembaTIK?

                                                        Gambar. Twibbon PembaTIK 2024

Ya, pembaTIK merupakan sebuah program peningkatan Program peningkatan kompetensi pendidik, tenaga kependidikan, dan dinas pendidikan dalam kegiatan Belajar, Mengajar, dan Berkarya untuk mendukung terciptanya Inovasi Pembelajaran Kolaboratif dalam Implementasi Kurikulum Merdeka dengan mengedepankan Pemanfaatan Platform Teknologi.

Terus kira-kira apa manfaatnya mengikuti ajang pembaTIK ini?

Manfaat mengikuti pembaTIk antara lain :

  1. Kompetensi pendidikan meningkat, dimana disini kita belajar bersama-sama dalam beberapa level atau tahapan. Setiap level peserta pembaTIK dibimbing menggunakan modul, bimbingan sinkronus dan asinkronus serta saling berkolaborasi antar peserta dalam lingkup pengembangan teknologi informasi dan komunikasi.
  2. Mendapatkan sertifikat, bagi setiap peserta lulus disetiap levelnya akan mendapatkan apresiasi berupa sertifikat kelulusan pelatihan.
  3. Terpilih sebagai Duta Teknologi, tahapan terakhir bagi peserta yang lulus di level 4 akan diambil 5 besar untuk menjadi finalis Duta Tekonologi dan akan dipilih lagi 1 untuk menjadi Duta Teknologi mewakili provinsinya. 
Ada beberapa level PembaTIK, diantaranya :
1. Level 1 : Literasi
2. Level 2 : Implementasi
3. Level 3 : Kreasi
4. Level 4 : Berbagi dan berkolaborasi

Nah, untuk lebih jelasnya silahkan kalian mendaftarkan diri sebagai peserta PembaTIK tahun 2024 di laman PembaTIK . 

Duta Teknologi ?

Tadi diatas disentil tentang Duta Teknologi sebagai peserta terbaik yang terpilih mewakili provinsinya masing-masing. Ya Duta Teknologi adalah peserta yang berhasil menyelesaikan PembaTIK sampai dengan level 4, dan terpilih menjadi peserta terbaik di setiap provinsi. Duta Teknologi menjadi inspirator praktik baik dalam pemanfaatan platform teknologi untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di provinsi masing-masing. Duta Teknologi juga menjadi mitra dinas pendidikan sebagai Jangkar Teknologi Pendidikan Indonesia dalam rangka mendorong peningkatan pendayagunaan TIK untuk pembelajaran.

Nah, gimana Bapak/Ibu guru tertarik bukan?

Ayo segera daftarkan diri Anda untuk mengikuti ajang PembaTIK 2024 dimana kegiatan ini diadakan oleh pihak Kemdikbudristek guna wujudkan merdeka belajar. Melalui pembaTIK pastinya Bapak/Ibu guru akan menguatkan ekosistem Digital Pendidikan dengan berkarya dan berkolaborasi untuk wujudkan merdeka belajar. PembaTIK dapat meningkatkan inovasi pembelajaran digital sebagai bukti nyata implementasi merdeka belajar. Ayo, tunggu apalagi segera daftarkan diri Anda di PembaTIK.

Sumber : https://pembatik.kemdikbud.go.id/

#PembaTIK2024

#Kemdikbudristek

#PMM


Webinar "Fun Learning With Canva"

Pemanfaatan aplikasi Canva dalam pembelajaran siswa dapat memberikan banyak manfaat dan mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Canva adalah alat desain grafis yang mudah digunakan dan dapat diakses secara online, yang memungkinkan pengguna untuk membuat berbagai macam materi visual seperti poster, presentasi, infografis, kartu, dan banyak lagi. Canva untuk Pendidikanmerupakan paket peningkatan gratis dari Canva yang khusus disediakan untuk Pendidik, Peserta Didik, dan Tenaga Kependidikan jenjang PAUD hingga SMA/SMK/Sederajat untuk mendukung kreativitas dan kolaborasi di kelas. 

Beberapa manfaat Canva untuk Pendidikan yang dapat dinikmati para pengguna Akun belajar.id yaitu:

  1. Menggali sisi kreativitas Pendidik dan Peserta Didik dalam proses belajar mengajar.
  2. Membuat materi belajar (bahan ajar) yang menarik sehingga mendorong hasil belajar yang lebih baik.
  3. Melalui kolaborasi di kelas, meningkatkan kepercayaan diri dan melatih pola berpikir kritis Peserta Didik.
  4. Membantu Pendidik menghemat waktu dalam membuat bahan ajar dalam format visual (gambar).
  5. Membantu Tenaga Kependidikan dalam membuat materi promosi sekolah maupun laporan kependidikan. 

Bagi Anda yang telah menggunakan Canva dengan akun pribadi atau sebelum integrasi dengan Akun belajar.id, segera lakukan integrasi agar Anda bisa mendapatkan keuntungan tambahannya. Melalui Seri Webinar "Fun Learning Canva" yang diselenggarakan oleh MGMP IPS Kabupaten Minahasa Tenggara, mengundang Bapak/Ibu Guru untuk bergabung mengikuti pelatihan praktik baik memanfaatkan Canva sebagai multimedia interaktif pembelajaran. Webinar ini dimoderatorkan oleh Anggota komunitas belajar MGMP IPS yaitu Ibu Ika Defiyanti, S.Pd dan Bapak Priyat Gusmanto, S.Pd selaku Co Host. Kegiatan webinar ini di buka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Tenggara yakni Bapak Drs. Nolly Ratela, Med. Dalam sambuatannya webinar ini mendapatkan apresiasi yang positif untuk para pendidik mengembangkan kompetenasinya dalam memilih media pembelajaran salah satunya dengan menafaatkan Canva. Selanjutnya diisi sambutan dan arahan oleh ketua komunitas belajar MGMP Minahasa Tenggara yaitu Bapak Feki Poluan, S.Pd, M.Pd. Sedangkan untuk paparan nasumber pertama diisi oleh Duta Teknologi Sulawesi Utara 2019 sekaligus Kepala SMP Negeri 1 Ratahan yakni Bapak Ferry Amos Slat, S.Pd, M.M tentang topik Media Pembelajaran Berbasis Digital yang kemudian dipaparkan tentang Canva dan cara mendaftarkan akun belajar.id pada Website Canva.

Acara paparan kedua diisi oleh Narasumber utama seorang Duta Canva 2024, Duta Teknologi 2021 sekaligus Kepala Sekolah SMP Negeri 15 Manado yaitu Bapak Riva Rori, S.Pd, M.Pd. Beliau mempraktikan langsung bagaimana tahapan membuat multimedia interaktif dari sebuah Canva.

Gambar 1. Flayer Webinar Fun Learning Canva

Sesuai arahan dari ketua komunitas MGMP IPS Kabupaten Mianahasa Tenggara yakni Bapak Feki Poluan, S.Pd, M.Pd beliau menegaskan bahwa pentingnya membangung integirtas dan kolaborasi dalam sebuah komunitas belajar. Melalui berbagi dan berkolaborasi kita mampu meningkatkan kompetensi kita melalui berlajar dan bersinergi secara bersama-sama. Deminkian juga menurut Bapak Ferry Amos Slat, S.Pd, M.M mengatakan bahwa akhir dari pembelajaran masa Covid 19 membawa perubahan yang dimana kita dipaksa untuk mampu bertransformasi secara digital. Melihat sudah banyak sekolah yang layak dalam sarana prasana dari segi alat teknologi seperti tersedianya jaringan internet, chromebook dan laboraturium komputer maka akan mendukung sekali untuk para guru mau belajar. Beliau pun mengungkapkan tidak ada alasan untuk tidak menggunakan canva dalam pendidikan dan meningkatkan kompetensi para pendidik untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka.

                                                    Gambar 2. Webinar Fun Learning Canva

Lain halnya dengan Bapak Riva Rori, S.Pd, M.Pd menyatakan bahwa kita harus mampu beradaptasi dengan transformasi digital salah satunya dengan memanfaatkan canva sebagai media pembelajaran. Disini beiau memberikan tahapan membuat multimedia interaktif mata pelajaran IPS tentang konsep Peta yang diakhirinya dengan mengkonversi multimedia interaktif tersebut berbasis web. Selanjutnya webinar ini ditutup dengan promosi ajang PembaTIK tahun 2024. Dimana beliau berharap para peserta webinar bisa mengikuti ajang peningkatan kompetensi dan inovasi pembelajaran melalui PembaTIK.

Webinar yang sangat menarik mendapatkan 121 pengunjung dan memanfaatkan layanan aplikasi platform merdeka mengajar. Semoga webinar ini bermanfaat dan bisa mengedukasi Bapak/Ibu Guru dalam memanfaatkan Canva untuk pendidikan. Ayo segera berkarya dengan Canva dan daftarkan dirimu di https://www.canva.com/ .

#Canva
#PMM
#PlatformMerdekaMengajar
#PembaTIK2024

Webinar "Bagi Rindu Kombel Spentirat"

Di era Kurikulum Merdeka, komunitas belajar Spentirat mengundang para guru yang bersemangat untuk menjadi bagian dari komunitas belajar sekolah. Dimana sebuah wadah kolaboratif para guru, tenaga keguruan dan guru lainnya berkumpul dalam semangat dan kepedulian yang sama terhadap pembelajaran dalam implementasi kurikulum merdeka di satuan pendidikan. Sehingga komunitas belajar spentirat mengadakan seri webinar yang bertajuk "Bagi Rindu Kombel Spentirat". 

Gambar 1. Flayer Webinar Bagi Rindu

Kegiatan webinar ini diadakan pada hari selasa 28 Mei 2024 pada seri webinar yang ditautkan pada Menu Komunitas sum menu webinar di Platform Merdeka Mengajar. Allhamdulilah diikuti 300 lebih peserta yang didominasi para guru yang sebagian besar dari lingkungan kabupaten Minahasa Tenggara. Kegiatan ini di buka oleh Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Tenggara yakni Ibu Sarah Ivane Kindangen, S.Pd, M.Pd yang kemudian acara dilanjutkan arahan dari Pengawas Sekolah Penggerak Bapak Feki Poluan, S.Pd, M.Pd. Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari pihak Dinas Pendidikan Minahasa Tenggara yang terwakili oleh arahan beliau. 

                                          Gambar 2. Di balik layar tim komunitas belajar Spentirat

Acara selanjutnya diisi dengan paparan materi visi, misi dan nilai dan tujuan bersama sebuah komunitas belajar yang dipaparkan oleh ketua komunitas belajar Spentirat sekaligus Kepala SMP Negeri 3 Ratahan Ibu Sherly C.Waas, S.Pd, M.M. Beliau menyampaikan bahwasannya semubuah komunitas harus memiliki visi, misi, nilai dan tujuan bersama serta dibangung berdasarkan 4 pilar PLC (Profesional Learning Community). Paparan berikutnya dibawakan oleh Komite Pembelejaran Sekolah Penggerak SMP Negeri 3 Ratahan sekaligus penggerak inti komunitas belajar Spentirat yaitu Bapak Chrisvil Mawuntu, S.Teol tentang tahapan dan tata cara mendaftarkan sebuah komunitas pada Platform Merdeka Mengajar. Yang akhirnya kegiatan ini lanjutkan dengan sesi tanya jawab dari para audiens dan narasumber yang dibimbing oleh Moderator Ibu Ika Defiyanti, S.Pd. Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari beberapa guru, banyak yang tertarik untuk membangun sebuah komunitas yang solid dan kolaboratif. 

                                                     Gambar 3. Kegiatan berlangsung webinar

Diharapkan dengan adanya webinar ini akan ada perubahan positif dari kompetensi para pendidik kita di era menyongsong kurikulum merdeka dimana seorang guru dituntut sebagai agen perubahan dan guru penggerak perubahan yang kearah lebih baik dan berguna bagi peserta didik kita.

#PlatformMerdekaMengajar
#KombelSpentirat
#KomunitasBelajar
#DinasPendidikanMinahasaTenggara


"Bersatu Dalam Lokakarya Kombel Spendurat CS Spentirat"

Seperti yang kita ketahui, kolaborasi merupakan adanya pola dan bentuk hubungan yang dilakukan antarindividu araupun organisasi yang berkeinginan untuk saling berbagi, slaing berpartisipasi secara penuh dan saling menyetuji ataupun sepakat untuk melakukan tindakan bersama dengan cara berbagi informasi, berbagai sumber daya dan lainnya. Selain itu komunitas belajar merupakan kumpulan para pendidik dan tenaga kependidikan yang saling bekerja sama dan memiliki visi serta tujuan meningkatkan pendidikan yang sama khususnya di kurikulum merdeka saat ini. Maka dalam hal ini, komunitas belajar Spentirat (SMP Negeri 3 Ratahan) dan Spendurat (SMP Negeri 2 Ratahan) mengadakan lokakarya dalam penyusunan perangkat pembelajaran Implementasi Kurikulum Merdeka dan Berbagi praktik baik tentang beberapa fitur pada aplikasi Platform Merdeka Mengajar.

                                                   Gambar.1. Berbagi praktik baik validasi Pelatihan Mandiri di PMM

Kegiatan ini diadakan pada tanggal 10 sampai 12 Januari 2024 di Grand Wizz Hotel Manado. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta kombel dari masing-masing sekolah yang sudah tersusun dalam sebuah lokakarya. Kegiatan ini diawali dengan pembukaan, sambutan-sambutan dari masing-maisng ketua komunitas belajar baik Spendurat dan Spentirat. Kemudian diisi dengan kegiatan ibadah yang berupa kegiatan permainan kekuatan kerja sama tim masing-masing komunitas dengan menebak gambar dan sebuah kata. Setelahnya keesokan harinya dilanjutkan dengan kegiatan paparan materi dan diskusi kelompok masing-masing mata pelajaran tentang penyusunan perangkat pembelajaran berbasis kurikulum merdeka. Materi penyusunan perangkat ajar dibawakan oleh Bapak Chrisvil Mawuntu, S.Teol selaku kurikulum dari komunitas belajar Spentirat yang kemudian dilanjutkan disduksi bersama.

Gambar 2. Kegiatan pembukaan dan permaianan kolabosasi 

Paparan berikutnya tentang topik penyusunan Projek P5 beserta Rapor P5 yang dibawakan oleh Ibu Krisnia Kumendong, S.Pd selaku Komite Pembelajaran Sekolah Penggerak dari komunitas Spentirat. Banyak pertanyaan dan tanggapan untuk penetuan elemen setiap proyek yang harus disesuakan dengan karakteristik sekolah masing-masing dan cara penyusunan Rapor P5 yang diadakan setelah usai gelar karya. 

Gambar 3. Kegiatan Diskusi Guru Mata Pelajaran dari 2 Komunitas Belajar

Dihari terakhir kegiatan diisi dengan berbagi praktik baik validasi pelatihan mandiri di Platform Merdeka Mengajar oleh Ibu Ika Defiyanti, S.Pd. Disini dipaparkan tahapan, tips dan trik uji validasi setiap aksi nyata yang dilakukan. Selain itu, mamotivasi peserta komunitas belajar untuk aktif di PMM karena semua materi yang dibutuhkan di kurikulum merdeka 85% sudah disediakan bimbingannya di PMM. Bahkan penilaian kinerja guru akan dilakukan di Pengelolaan Kinerja PMM. Dimana materi tentang pengelolaan kinerja PMM dilanjutkan dibawakan oleh Ibu Sherly Waas, S.Pd, M.M selaku ketua komunitas dan kepala sekolah SMP Negeri 3 Ratahan yang sudah melakukan sinkronisasi Ekin PMM. Kemudian kegiatan ini pun ditutup dengan acara ramah tamah, doa penutup dan ucapan terima kasih yang diwakilkan salah satu kombel.

                                                                                Gambar 4. Komunitas Belajar Spentirat dan Spendurat

Kegiatan yang sangat menarik dan banyak memiliki manfaat terlebih pada peningkatan kompetensi pendidik yang pada akhirnya memberikan pembelajaran guna kesejahteraan yang berpusat pada kebutuhan peserta didik. Diharapkan kegiatan seperti ini akan selalu diadakan demi kolaborasi antar komunitas belajar bisa saling berbagi praktik baik.

#PlatfromMerdekaMengajar
#Kemdikbudristek
#KomunitasBelajarSpentirat
#DinasPendidikanMinahasaTenggara