Lokakarya Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurmer dan Praktik Balik PM serta Ekin di PMM

Sebagai Narasumber berbagi praktik baik pelatihan mandiri uji validasi di PMM.

Lomba Video Publikasi Sastra Bahasa Daerah

Sebagai narasumber pembuatan konten video publikasi.

ToT Fasilitator Komunitas Belajar

Sebagai Peserta ToT Fasilitator Kombel Penyelenggara Biro Kerja Sama Hubungan Masyarakat Kemdikbudristek di Jakarta.

Kegiatan MGMP IPS Berbagi Praktik Baik

Sebagai moderator kegiatan berbagi Praktik Baik Komunitas Belajar MGMP IPS di Manado Tateli Beach Resort.

Kegiatan Pengembangan Aplikasi Si Laju JS

Sebagai tim pengembang konten video pembelajaran.

Pages

Tampilkan postingan dengan label PlatformMerdekaMengajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PlatformMerdekaMengajar. Tampilkan semua postingan

Pendidikan Sosial Emosional di MGMP IPS Minahasa Tenggara

Terkadang di pandangan masyarakat kita dan sebagian orang tua beranggapan bahwa pendidikan itu identik dengan nilai akademik sehingga terkadang standar kepuasan orang tua atau masyarakat hanya dilihat dari nilai rapor akademik saja. Pendidikan tidak hanya dilihat dari nilai akademik saja, tetapi dari perkembangan pribadi dan sosial si anak. Pendidikan sosial emosional adalah proses dimana individu mempelajari dan menerapkan serangkaian ketrampilan, sikap, perilaku dan nilai-nilai sosial, emosional dan terkait yang membantu mengarahkan siswa. Maraknya kasus perundungan dan tawuran yang terjadi dikalangan peserta didik menunjukkan bahwa masih lemahnya perkembangan sosial dan emosional peserta didik kita. 
Gambar. 1. Sosial Emosional Learning

Pembelajaran sosial emosional atau dikenal juga dengan nama social emotional learning (SEL) adalah sebuah metode yang membantu siswa untuk mengembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilannya dalam mengelola emosi, membangun hubungan yang sehat, menetapkan tujuan, dan mengambil keputusan dalam hidupnya. Pembelajaran ini sangat penting diajarkan pada siswa sejak dini karena dapat mempengaruhi kesuksesannya di sekolah, pekerjaan, dan kehidupan sosial. Nah, saat ini melalui kurikulum merdeka, pembelajaran sosial emosional sudah mulai diterapkan pada siswa. Hal ini dikarenakan, kegiatan pembelajaran di kurikulum baru ini terpusat pada siswa (student centered) sehingga siswa diharapkan tidak hanya memiliki intelegensi yang baik saja secara akademik, tapi juga ketrampilan mengendalikan sosial emosional yang baik.

Gambar. 2. Refleksi Sosial Emosional Selama Mengajar

Tujuan pendidikan sosial emosional :

  1. Memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa tentang diri sendiri dan orang-orang di sekitar mereka.
  2. Membantu siswa dalam memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang akan membantu mereka dalam memahami emosi yang dirasakan, mengembangkan identitas mereka, dan menetapkan tujuan.
  3. Mengurangi stress dan tekanan yang dialami dalam proses belajar
  4. Siswa mampu mencapai kebahagiaan dan keberhasilan dalam hidup dengan keseimbangan antara kompetensi akademik dan sosial emosional.
Terlihat jelas tujuan pendidikan sosial emosional menunjang dalam implementasi kurikulum merdeka. Semoga pendidikan sosial emosional, baik pendidik dan peserta didik dilingkungan satuan pendidikan tercipta iklim pendidikan yang harmonis, selaras, aman, nyaman dan menyenangkan. Selain itu profil pelajar pancasila pun terwujud dibarengi peningkatan iman dan akhlak peserta didik.
Semoga tulisan ini membantu dan bermanfaat bagi para pembaca.

#pendidikansosialemosional
#PMM

Webinar "Fun Learning With Canva"

Pemanfaatan aplikasi Canva dalam pembelajaran siswa dapat memberikan banyak manfaat dan mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Canva adalah alat desain grafis yang mudah digunakan dan dapat diakses secara online, yang memungkinkan pengguna untuk membuat berbagai macam materi visual seperti poster, presentasi, infografis, kartu, dan banyak lagi. Canva untuk Pendidikanmerupakan paket peningkatan gratis dari Canva yang khusus disediakan untuk Pendidik, Peserta Didik, dan Tenaga Kependidikan jenjang PAUD hingga SMA/SMK/Sederajat untuk mendukung kreativitas dan kolaborasi di kelas. 

Beberapa manfaat Canva untuk Pendidikan yang dapat dinikmati para pengguna Akun belajar.id yaitu:

  1. Menggali sisi kreativitas Pendidik dan Peserta Didik dalam proses belajar mengajar.
  2. Membuat materi belajar (bahan ajar) yang menarik sehingga mendorong hasil belajar yang lebih baik.
  3. Melalui kolaborasi di kelas, meningkatkan kepercayaan diri dan melatih pola berpikir kritis Peserta Didik.
  4. Membantu Pendidik menghemat waktu dalam membuat bahan ajar dalam format visual (gambar).
  5. Membantu Tenaga Kependidikan dalam membuat materi promosi sekolah maupun laporan kependidikan. 

Bagi Anda yang telah menggunakan Canva dengan akun pribadi atau sebelum integrasi dengan Akun belajar.id, segera lakukan integrasi agar Anda bisa mendapatkan keuntungan tambahannya. Melalui Seri Webinar "Fun Learning Canva" yang diselenggarakan oleh MGMP IPS Kabupaten Minahasa Tenggara, mengundang Bapak/Ibu Guru untuk bergabung mengikuti pelatihan praktik baik memanfaatkan Canva sebagai multimedia interaktif pembelajaran. Webinar ini dimoderatorkan oleh Anggota komunitas belajar MGMP IPS yaitu Ibu Ika Defiyanti, S.Pd dan Bapak Priyat Gusmanto, S.Pd selaku Co Host. Kegiatan webinar ini di buka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Tenggara yakni Bapak Drs. Nolly Ratela, Med. Dalam sambuatannya webinar ini mendapatkan apresiasi yang positif untuk para pendidik mengembangkan kompetenasinya dalam memilih media pembelajaran salah satunya dengan menafaatkan Canva. Selanjutnya diisi sambutan dan arahan oleh ketua komunitas belajar MGMP Minahasa Tenggara yaitu Bapak Feki Poluan, S.Pd, M.Pd. Sedangkan untuk paparan nasumber pertama diisi oleh Duta Teknologi Sulawesi Utara 2019 sekaligus Kepala SMP Negeri 1 Ratahan yakni Bapak Ferry Amos Slat, S.Pd, M.M tentang topik Media Pembelajaran Berbasis Digital yang kemudian dipaparkan tentang Canva dan cara mendaftarkan akun belajar.id pada Website Canva.

Acara paparan kedua diisi oleh Narasumber utama seorang Duta Canva 2024, Duta Teknologi 2021 sekaligus Kepala Sekolah SMP Negeri 15 Manado yaitu Bapak Riva Rori, S.Pd, M.Pd. Beliau mempraktikan langsung bagaimana tahapan membuat multimedia interaktif dari sebuah Canva.

Gambar 1. Flayer Webinar Fun Learning Canva

Sesuai arahan dari ketua komunitas MGMP IPS Kabupaten Mianahasa Tenggara yakni Bapak Feki Poluan, S.Pd, M.Pd beliau menegaskan bahwa pentingnya membangung integirtas dan kolaborasi dalam sebuah komunitas belajar. Melalui berbagi dan berkolaborasi kita mampu meningkatkan kompetensi kita melalui berlajar dan bersinergi secara bersama-sama. Deminkian juga menurut Bapak Ferry Amos Slat, S.Pd, M.M mengatakan bahwa akhir dari pembelajaran masa Covid 19 membawa perubahan yang dimana kita dipaksa untuk mampu bertransformasi secara digital. Melihat sudah banyak sekolah yang layak dalam sarana prasana dari segi alat teknologi seperti tersedianya jaringan internet, chromebook dan laboraturium komputer maka akan mendukung sekali untuk para guru mau belajar. Beliau pun mengungkapkan tidak ada alasan untuk tidak menggunakan canva dalam pendidikan dan meningkatkan kompetensi para pendidik untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka.

                                                    Gambar 2. Webinar Fun Learning Canva

Lain halnya dengan Bapak Riva Rori, S.Pd, M.Pd menyatakan bahwa kita harus mampu beradaptasi dengan transformasi digital salah satunya dengan memanfaatkan canva sebagai media pembelajaran. Disini beiau memberikan tahapan membuat multimedia interaktif mata pelajaran IPS tentang konsep Peta yang diakhirinya dengan mengkonversi multimedia interaktif tersebut berbasis web. Selanjutnya webinar ini ditutup dengan promosi ajang PembaTIK tahun 2024. Dimana beliau berharap para peserta webinar bisa mengikuti ajang peningkatan kompetensi dan inovasi pembelajaran melalui PembaTIK.

Webinar yang sangat menarik mendapatkan 121 pengunjung dan memanfaatkan layanan aplikasi platform merdeka mengajar. Semoga webinar ini bermanfaat dan bisa mengedukasi Bapak/Ibu Guru dalam memanfaatkan Canva untuk pendidikan. Ayo segera berkarya dengan Canva dan daftarkan dirimu di https://www.canva.com/ .

#Canva
#PMM
#PlatformMerdekaMengajar
#PembaTIK2024

Webinar "Bagi Rindu Kombel Spentirat"

Di era Kurikulum Merdeka, komunitas belajar Spentirat mengundang para guru yang bersemangat untuk menjadi bagian dari komunitas belajar sekolah. Dimana sebuah wadah kolaboratif para guru, tenaga keguruan dan guru lainnya berkumpul dalam semangat dan kepedulian yang sama terhadap pembelajaran dalam implementasi kurikulum merdeka di satuan pendidikan. Sehingga komunitas belajar spentirat mengadakan seri webinar yang bertajuk "Bagi Rindu Kombel Spentirat". 

Gambar 1. Flayer Webinar Bagi Rindu

Kegiatan webinar ini diadakan pada hari selasa 28 Mei 2024 pada seri webinar yang ditautkan pada Menu Komunitas sum menu webinar di Platform Merdeka Mengajar. Allhamdulilah diikuti 300 lebih peserta yang didominasi para guru yang sebagian besar dari lingkungan kabupaten Minahasa Tenggara. Kegiatan ini di buka oleh Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Tenggara yakni Ibu Sarah Ivane Kindangen, S.Pd, M.Pd yang kemudian acara dilanjutkan arahan dari Pengawas Sekolah Penggerak Bapak Feki Poluan, S.Pd, M.Pd. Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari pihak Dinas Pendidikan Minahasa Tenggara yang terwakili oleh arahan beliau. 

                                          Gambar 2. Di balik layar tim komunitas belajar Spentirat

Acara selanjutnya diisi dengan paparan materi visi, misi dan nilai dan tujuan bersama sebuah komunitas belajar yang dipaparkan oleh ketua komunitas belajar Spentirat sekaligus Kepala SMP Negeri 3 Ratahan Ibu Sherly C.Waas, S.Pd, M.M. Beliau menyampaikan bahwasannya semubuah komunitas harus memiliki visi, misi, nilai dan tujuan bersama serta dibangung berdasarkan 4 pilar PLC (Profesional Learning Community). Paparan berikutnya dibawakan oleh Komite Pembelejaran Sekolah Penggerak SMP Negeri 3 Ratahan sekaligus penggerak inti komunitas belajar Spentirat yaitu Bapak Chrisvil Mawuntu, S.Teol tentang tahapan dan tata cara mendaftarkan sebuah komunitas pada Platform Merdeka Mengajar. Yang akhirnya kegiatan ini lanjutkan dengan sesi tanya jawab dari para audiens dan narasumber yang dibimbing oleh Moderator Ibu Ika Defiyanti, S.Pd. Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari beberapa guru, banyak yang tertarik untuk membangun sebuah komunitas yang solid dan kolaboratif. 

                                                     Gambar 3. Kegiatan berlangsung webinar

Diharapkan dengan adanya webinar ini akan ada perubahan positif dari kompetensi para pendidik kita di era menyongsong kurikulum merdeka dimana seorang guru dituntut sebagai agen perubahan dan guru penggerak perubahan yang kearah lebih baik dan berguna bagi peserta didik kita.

#PlatformMerdekaMengajar
#KombelSpentirat
#KomunitasBelajar
#DinasPendidikanMinahasaTenggara


Ku Petik Bintang di Platform Merdeka Mengajar

 

Sahabat guru, pernahkah kalian mendengar istilah Pelatihan Mandiri di Platform MerdekaMengajar?

Tentunya sudah ya?

Seperti yang kita ketahui Platform Merdeka Mengajar merupakan web atau aplikasi yang dibangun untuk menunjang Implementasi Kurikulum Merdeka agar dapat membantu guru dalam mendapatkan referensi, inspirasi, dan pemahaman tentang Kurikulum Merdeka. Aplikasi ini juga tersedia bagi penggerak Bapak Ibu Guru dan Kepala Sekolah yang ingin belajar, mengajar dan berkarya. Aplikasi yang bersifat fleksibel dan dinamis karena mudah dipelajari dan memiliki banyak fitur bermanfaat bagi para pendidik sebagai referensi.


                                             Gambar. 1. Tampilan Topik Pelatihan Mandiri


Pada platform merdeka mengajar terdapat menu salah satunya fitur “Pelatihan Mandiri”. Fitur ini berisi tentang beberapa topik pelatihan bagi para Guru dan Kepala sekolah tentang Implementasi Kurikulum Merdeka.Melalui fitur Pelatihan Mandiri, Para pendidik dan tenaga kependidikan bisa belajar dan melakukan aksi nyata di beberapa topik pelatihan yang tersedia.


Unsur penunjang Pelatihan Mandiri pada Platform Merdeka Mengajar antara lain :

  1. Terdapat modul dalam bentuk Video yang mudah dipahami dan dipejari;
  2. Melakukan aksi nyata dengan disertai referensi;
  3. Jika lulus pelatihan akan mendapatkan sertifikat dan bintang.

Adapun keunggulan dari fitur Pelatihan Mandiri antara lain :

  1. Materi yang dirancang oleh para ahli dan disediakan sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari;
  2. Materi yang dirancang sangat singkat, namun mudah dipahami oleh para guru;
  3. Terdapat latihan pemahaman dan post test sebagai pengukuran tingkat pemahaman kita
                                                

                                                    Gambar. 2. Tampilan profil hasil Pelatihan Mandiri

Paling menarik dari fitur ini adalah reward yang ditawarkan berupa sertifikat dan bintang yang diperoleh jika lulus dalam pelatihan ini. Sehingga membuat para pendidik lebih terpacu untuk semangat belajar tentang Implementasi Kurikulum Merdeka melalui Platform Merdeka Mengajar. Selain itu, fitur Pelatihan Mandiri ini dapat diakses pengajar kapan saja dan dimana saja sehingga pengajar mampu mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Semoga dengan memanfaatkan fitur Pelatihan Mandiri  memperluas pengetahuan serta wawasan para guru dalam memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar sehingga implementasi Kurikulum Merdeka dapat terlaksana dengan baik sesuai target yang diharapkan pemerintah. 

Ayo Sahabat jangan pernah berhenti belajar karena kehidupan tidak pernah berhenti memberikan pelajaran.

 

#PlatformMerdekaMengajar

#Kemdikbudristek

#KurikulumMerdeka

#PMM


Literasi Digital Sastra Lisan Maengket

Di zaman milineal sekarang ini, kecenderungan membudidayakan bahasa daerah sangatlah kurang. Generasi muda lebih bereksplor dalam bahasa asing seperti bahasa korea, jepang, inggris dan mandarin. Mengapa demikian? Hal ini tentunya karena pengaruh budaya asing tersebut dalam pemanfaatan teknologi digital seperti film drama korea dan kip pop yang masih merajalela. Pertanyaannya apakah ini salah? Tentu saja tidak, tetapi lebih baiknya hal ini diseimbangkan untuk anak didik kita mengenal budaya daerah masing-masing dari mulai foklor, bahasa daerah, kesenian dan lainnya. Karena mencintai produk dalam negeri merupakan visi salah satu negara kita. Jangan sampai kita bisa menguasai budaya asing namun kita tidak mengenal budaya daerah masing-masing.

Gambar. Maengket dalam Festival Benlak

Dinas pendidikan kabupaten Minahasa Tenggara dan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara dengan  programnya tentang pengembangan literasi digital melalui sastra lisan maengket. Maengket merupakan suatu tarian khas kabupaten Minahasa yang umumnya digunakan masyarakat jama dulu sebagai ucapan syukur atas hasil panen, pindah rumah dan kisah percintaan. Tarian ini dimainkan lebih dari 12 orang dengan menari dan menyanyikan lagu daerah menggunakan bahasa pasan, punosakan atau tonsawang. Kegiatan ini diadakan dua kali pada 13-15 Agustus 2023 dan pada festival Bentenan Lakban 21-25 September 2023 di Tombatu, Minahasa Tenggara.

Kedua kegiatan ini mendapatkan respon yang positif dari Bupati Minahasa Tenggara yang diwakilkan oleh Bapak Wakil Bupati Jesaja Jocke Legi dalam sambutannya. Bahkan banyak peserta dari beberapa sekolah yang mengikuti ajang lomba tarian maengket ini dengan banyak variasi. Mayarakat Minahasa Tenggara pun apresiatif terhadap kegiatan ini. Melestarikan budaya yang hampir punah merupakan tugas dari anak bangsa kita sebagai generasi penerus bangsa.

SMP Negeri 3 Ratahan telah meraih juara ke 2 dan 1 pada kedua festival sastra lisan maengket yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara. Prestasi yang sangat luar biasa, bagi SMP Negeri 3 Ratahan dapat ikut berpartisipasi aktif dalam melestarikan budaya daerah. Semoga keberhasilkan ini bisa dijadikan motivasi bagi generasi berikutnya.

Referensi : https://guru.kemdikbud.go.id/bukti-karya/video/458133

#Kemdikbudristek

#LiterasiDigital

#SastraLisanMaengket

#CerdasBerkarakter

#MerdekaSetaraBeragam

 #PlatfromMerdekaMengajar

#BuktiKarya