Kolaborasi dengan komunitas menjadi salah satu cara yang dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam menyebarkan informasi program Merdeka Belajar. Melalui kolaborasi, informasi dapat tersampaikan dengan baik dan berdampak positif bagi masyarakat sehingga perbaikan kualitas pendidikan bagi anak-anak Indonesia dapat terwujud. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani mengatakan kebijakan Merdeka Belajar yang telah dikeluarkan Kemendikbudristek mendapat respon baik bagi masyarakat, baik dalam bentuk berita maupun cerita praktik baik. Maka dari itu Komunitas Belajar Spentirat yang anggotanya sedang aktif dalam beberapa program Kemendikbudristek seperti ajang PembaTIK 2023 dan Program Calon Guru Penggerak melakukan kolaborasi berbagi praktik baik dalam Komunitas Belajar.
Gambar. Kegiatan Komunitas Belajar Spentirat
Pada tanggal 20 Oktober 2023, Marlina Maringka, M.Pd salah seorang peserta Calon Guru Penggerak Angkatan 8 melakukan diseminasi tentang "Budaya Positif" di Sekolah. Kegiatan berikutnya diseminasi "Berbagi Praktik Baik dalam Merumuskan Pemahaman Bermakna Metode Pembelajaran Game Based Learning pada Mata Pelajaran IPS Terpadu" yang dibawakan oleh Ika Defiyanti, S.Pd sebagai peserta PembaTIK Level 4 pada tahap berbagi dan berkolaborasi. Kegiatan ini dihadiri 10 anggota komunitas belajar Spentirat dan diadakan di SMP Negeri 3 Ratahan.
Pada pemahaman bermakna metode pembelajaran Game Based Learning Ibu Ika lebih menekankan paha proses pembelajaran yang dibutuhkan oleh peserta didik jaman now. Pemanfaatan Quizizz, Word Wall dan Wheel Of Names sangat bermanfaat untuk pembelajaran dan diterima baik responnya oleh peserta didik. Mereka cenderung lebih tertarik, interaktif dan kreatif dalam pembelajaran. Hasil refleksi peserta didik lebih betah belajar memanfaatkan teknologi dibanding belajar dengan whiteboard atau konvensional.
Dikarena kedua tema diseminasi berkaitan erat sehingga terjadi sesi diskusi di komunitas terlebih saat pemahaman segitiga restitusi dalam budaya positif dan restitusi yang terjadi saat pembelajaran Game Based Learning di terapkan agar pembelajaran game berjalan stabil tidak kesalahan. Kegiatan ini mendapatkan respon yang positif dari peserta komunitas belajar lainnya. Mereka ingin menerapkan salah satu game yakni Quizizz. Diharapkan dengan adanya berbagi praktik baik dalam komunitas belajar dapat meningkatkan kompetensi para guru di satuan pendidikan. Lakukan dari lingkungan terkecil terlebih dahulu jika sudah menghasilkan hasil belajar yang diinginkan berbagi dan berkolaborasilah bersama-sama pendidik lainnya diluar komunitas.
“Mari belajar dan bergerak bersama, menyukseskan setiap kebijakan dan episode Merdeka Belajar dari Kemendikbudristek yang tentunya bertujuan untuk pendidikan Indonesia yang lebih baik,” pungkas Non Timpal, S.Pd (sebagai Koordinator Komnutas Belajar Spentirat).
Untuk meilihat Vlog silahkan KLIK 👉https://guru.kemdikbud.go.id/bukti-karya/video/451053 atau https://www.youtube.com/watch?v=zCUQ9H2BMi0&t=1s
#PusdatinKemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar








0 Comments:
Posting Komentar